PKB Datangi Keluarga Korban, Ungkap Fakta di Balik Tragedi Blora

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa.

Foto istimewa.

BLORA, NARASIRAKYATNEWS.COM – DPC PKB Blora melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dugaan bunuh diri di Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Rabu,24/6/2026.

Sekretaris Fraksi PKB Blora, Ratna Pancarini, mengatakan kehadiran rombongan PKB merupakan bentuk empati dan dukungan moral kepada keluarga yang tengah berduka.

“Hari ini kita mewakili Fraksi PKB dan DPC PKB Blora, dibarengi Gus Fahim dan Gus Husein melakukan silaturahmi dan mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban di Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, PKB juga memperoleh keterangan langsung dari pihak keluarga terkait latar belakang peristiwa yang terjadi.

Menurut Rini, berdasarkan penjelasan anak korban, tindakan bunuh diri tersebut tidak disebabkan oleh persoalan biaya sekolah sebagaimana informasi yang sempat beredar di masyarakat.

Keluarga korban selama ini telah menyiapkan tabungan pendidikan melalui pemeliharaan ternak kambing.

Bahkan, hewan ternak tersebut telah dijual empat hari sebelum kejadian untuk keperluan pendidikan.

Baca Juga :  3 Alternatif Perpindahan Pasar Kota Rembang

“Saya mendengar langsung dari anak korban, korban bunuh diri bukan karena masalah biaya sekolah. Anak korban minta tolong bahwa pemberitaanya tidak benar,” jelasnya.

Rini mengajak keluarga korban untuk tetap kuat menghadapi cobaan serta terus memberikan dukungan kepada anak-anak korban agar dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-citanya.

Selain menyampaikan dukungan moral, Fraksi PKB juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai serta  pemberian bantuan uang tunai dari Ketua DPC PKB Blora, Pak Arief Rohman kepada keluarga korban.

“Gus Fahin dan Gus Husein tadi menyampaikan siap menampung dan membantu mewujudkan cita-cita anak korban yang ingin di pondok pesantren dan menjadi hafidzah,” katanya.

Politisi Dapil tiga tersebut juga menyoroti perlunya perhatian lebih dari berbagai pihak terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah Kradenan.

Baca Juga :  Kapolres Blora Cup 2026 Libatkan 225 Gamer Gen Z, Polres Ajak Pelajar Jaga Khamtibmas dan Bijak Bermedsos

Menurutnya, kasus bunuh diri bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut sehingga diperlukan langkah pencegahan yang melibatkan pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, serta lingkungan sekitar.

Atas kondisi tersebut, ia sangat berharap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat meningkatkan kepedulian sosial dan membangun sistem pendampingan yang lebih responsif terhadap warga yang menghadapi persoalan kehidupan.

“Kami berharap pihak terkait lebih peduli terhadap lingkungan di Kradenan agar tercipta kondisi sosial yang harmonis dan masyarakat saling menguatkan,” ujarnya.

Ratna juga mengimbau perangkat desa untuk lebih dekat dengan masyarakat dan aktif menyerap aspirasi warga.

Harapanya agar berbagai persoalan sosial akan lebih mudah diatasi apabila komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa berjalan baik.

“Bisa sharing kepada kami dan nanti kami ikut membantu, karena kami merupakan wakil masyarakat. Harapannya kehadiran kami bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Solikin

Berita Terkait

Dari Blora ke Ibu Kota, 48 Pemuda Kurang Mampu Langsung Kantongi Pekerjaan Usai Pelatihan Satpam
Konflik Berakhir Damai, Nasib Mbah Sujimah dan Mbah Pandi Kini Menanti Putusan Hakim
Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih
BPBD Blora Siagakan Armada Tangki Air Bersih
Politisi Gerindra Blora, Ika Dewi Susanti Pastikan Fakta dan Berikan Dukungan Penuh Bagi Keluarga
Tarif Parkir di Blora Kerap Disalahpahami, Ini Perbedaan Parkir Umum dan Parkir Khusus Menurut Perda
DPR RI, Eva Monalisa Survei Calon Penerima Program Bedah Rumah di Blora
Pemanfaatan Layanan JKN di Blora Tembus 2,36 Juta Kasus, Bukti Masyarakat Semakin Terlindungi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:06 WIB

Dari Blora ke Ibu Kota, 48 Pemuda Kurang Mampu Langsung Kantongi Pekerjaan Usai Pelatihan Satpam

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Konflik Berakhir Damai, Nasib Mbah Sujimah dan Mbah Pandi Kini Menanti Putusan Hakim

Senin, 6 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:19 WIB

Politisi Gerindra Blora, Ika Dewi Susanti Pastikan Fakta dan Berikan Dukungan Penuh Bagi Keluarga

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:06 WIB

PKB Datangi Keluarga Korban, Ungkap Fakta di Balik Tragedi Blora

Berita Terbaru

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Widodo.

Info Publik

Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih

Senin, 6 Jul 2026 - 18:15 WIB