BLORA, NARASIRAKYATNEWS.COM – Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp. 2,09 miliar menjadi titik balik bagi SMP Negeri 3 Blora dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
Dana tersebut tidak hanya menghadirkan ruang kelas baru dan fasilitas penunjang pembelajaran, tetapi juga membuka harapan bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMP Negeri 3 Blora, Sukiran, mengungkapkan proses pengajuan bantuan dimulai pada Desember tahun lalu ketika sekolah didatangi tim yang menawarkan program Bantuan Presiden.
“Selanjutnya, kami mengajukan proposal bersama Mbak Dinda (TU) Alhamdulilah disetujui. Dulunya saya mengajukan 10 ruang kelas rehab dan tiga ruang kelas baru di lantai atas, dan satu ruang keterampilan,” kata Sukiran bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 3 Blora, Puji Lestari. Kamis, 11/6/2026.
Dari usulan tersebut, ungkap Sukiran pemerintah akhirnya menyetujui pembangunan enam ruang melalui program Banpres dengan total anggaran mencapai Rp. 2,09 miliar.
Bantuan itu dimanfaatkan untuk pembangunan ruang kelas yang digunakan siswa kelas IX E hingga IX I, ruang pembelajaran Bahasa Inggris.
Dan, ruang besar untuk kegiatan kesenian dan karawitan, serta tiga ruang bagi program kelas unggulan untuk siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Sukiran menilai kualitas bangunan dan bahan bangunan yang dikerjakan baik dan sesuai standar.
Artinya, mereka benar – benar mengerjakan sebaik mungkin karena diperuntukkan bagi kegiatan belajar mengajar yang alokasi anggaranya dari Banpres.
“Bangunan ini untuk anak-anak sekolah. Kalau kualitasnya tidak bagus tentu akan membahayakan siswa. Karena itu pengerjaannya tidak boleh sembarangan,” tegasnya.
Penilaian serupa juga disampaikan tim monitoring dan evaluasi dari Dinas Pendidikan yang baru-baru ini melakukan peninjauan langsung ke sekolah.
“Kemarin Pak Sandy dan tim monev datang ke sini. Alhamdulillah mereka menyampaikan bahwa kualitas bangunannya bagus,” katanya.

Meski demikian, Sukiran menegaskan kebutuhan perbaikan fasilitas sekolah belum sepenuhnya selesai.
Beberapa ruang kelas lama, khususnya kelas 7G dan 7H, masih mengalami kerusakan pada bagian plafon dan struktur bangunan yang mulai rapuh.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak dapat ditangani menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Di sisi lain, sekolah juga tidak diperbolehkan menarik iuran dari orang tua siswa untuk pembangunan fisik.
Dengan hadirnya Banpres, SMP Negeri 3 Blora kini memiliki fasilitas pembelajaran yang lebih memadai.
Namun, kebutuhan rehabilitasi ruang kelas lama menjadi pekerjaan rumah berikutnya agar seluruh siswa dapat menikmati lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Dengan aturan yang ada, satu-satunya solusi memang melalui bantuan pemerintah dan kami berharap bantuan kembali,” ujarnya.
SMP Negeri 3 Blora, lanjut Sukiran sebelumnya juga mengajukan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) serta dukungan aspirasi DPRD pada tahun 2024 guna memperkuat pengembangan sarana prasarana.
Oleh karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap sekolah – sekolah yang masih memiliki keterbatasan sarana pendidikan, termasuk sekolah yang berada di wilayah pinggiran.
“Semoga yang mendapat perhatian bukan hanya SMP Negeri 3 Blora, tetapi juga sekolah-sekolah lain yang masih membutuhkan fasilitas belajar yang layak,” tandas Sukiran.
Rasa syukur dan senang atas Bantuan Presiden juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 3 Blora, Puji Lestari.
Ia mengapresiasi perhatian pemerintah yang telah membantu meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
“Saya terima kasih kepada pemerintah terutama Bapak Presiden atas bantuan ini. Kami berharap semoga kedepan masih dapat bantuan kembali. Kami ingin disini lebih lengkap baik sarana prasarana dan bagus sehingga anak – anak lebih nyaman dan sejahtera di SMP Negeri 3 Blora,” pintanya.
Sementara itu, siswa kelas VIII D, Ananta, mengaku bangga dengan hadirnya ruang kelas baru yang membuat lingkungan sekolah menjadi lebih baik.
” Saya senang sekaligus bangga terhadap SMP N 3 Blora karena dengan ADIWIYATA, sekolah kami mendapat bantuan untuk membenahi sekolah dan semoga sekolah kami bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Penulis : Solikin











Komentar