BPBD Blora Siagakan Armada Tangki Air Bersih

- Redaksi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Widodo.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Widodo.

BLORA, NARASIRAKYATNEWS. COM – Ancaman kekeringan mulai membayangi Kabupaten Blora. 

Meski demikian, pemerintah daerah belum menetapkan status darurat karena kebutuhan air bersih masyarakat dinilai masih dapat dipenuhi secara mandiri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Widodo, mengatakan penetapan status bencana kekeringan tidak bisa dilakukan secara langsung.

Tahapan tersebut harus diawali dengan penetapan status siaga oleh bupati berdasarkan kajian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Sebetulnya masalah kekeringan hampir setiap tahun terjadi, kecuali pada tahun 2025. Tahun 2026 ini diperkirakan akan terjadi musim kering yang panjang. Sebentar lagi kita akan menghadapi musim kering beberapa bulan ke depan,” ujar Widodo di ruang kerjanya, Kamis,2/7/26.

Menurutnya, BPBD terus memperkuat pemantauan kondisi di lapangan melalui laporan pemerintah desa dan kelurahan yang diteruskan ke kecamatan.

Baca Juga :  Gebyar Undian BPR BKK Blora, Puguh Tegaskan Dana Nasabah Aman 

Upaya tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan kecamatan, Koramil, Polsek, serta pemangku kepentingan lainnya.

Berdasarkan data sementara BPBD, dari total 295 desa dan kelurahan di Kabupaten Blora, sebanyak 149 desa dan kelurahan telah melaporkan indikasi kekeringan.

Wilayah terdampak tersebar di hampir seluruh kecamatan, kecuali Kecamatan Kradenan.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan data pada tahun 2024 yang mencatat sekitar 139 desa mengalami kondisi serupa.

Meski demikian, ia menegaskan kondisi saat ini belum memenuhi kriteria untuk penetapan status darurat bencana.

“Sekarang ciri-cirinya sudah masuk kekeringan, tetapi belum ditetapkan darurat karena masyarakat masih bisa mencukupi kebutuhan air,” jelasnya.

BPBD, lanjut Widodo, telah menyiapkan langkah antisipasi apabila kebutuhan air bersih masyarakat meningkat.

Baca Juga :  Satu Menu Diduga Tak Layak, SPPG Kamolan Blora Ganti 395 Porsi Makanan Siswa

Masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air bersih diminta segera berkoordinasi dengan BPBD agar bantuan dapat segera disalurkan.

“Kami sudah siap dengan lima armada truk tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Jika kebutuhan air semakin meningkat, kami juga akan bekerja sama dengan pihak ketiga,” katanya.

Selain mengandalkan armada BPBD, pihaknya juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk relawan dan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), untuk membantu distribusi air bersih.

“Minimal kami bisa berkoordinasi agar distribusi bantuan air merata dan tepat sasaran. Data yang kami miliki bisa menjadi acuan sehingga bantuan sesuai kebutuhan masing-masing desa,” demikian pinta Widodo.

Penulis : Solikin

Berita Terkait

Dari Blora ke Ibu Kota, 48 Pemuda Kurang Mampu Langsung Kantongi Pekerjaan Usai Pelatihan Satpam
Konflik Berakhir Damai, Nasib Mbah Sujimah dan Mbah Pandi Kini Menanti Putusan Hakim
Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih
Politisi Gerindra Blora, Ika Dewi Susanti Pastikan Fakta dan Berikan Dukungan Penuh Bagi Keluarga
PKB Datangi Keluarga Korban, Ungkap Fakta di Balik Tragedi Blora
Tarif Parkir di Blora Kerap Disalahpahami, Ini Perbedaan Parkir Umum dan Parkir Khusus Menurut Perda
DPR RI, Eva Monalisa Survei Calon Penerima Program Bedah Rumah di Blora
Pemanfaatan Layanan JKN di Blora Tembus 2,36 Juta Kasus, Bukti Masyarakat Semakin Terlindungi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:06 WIB

Dari Blora ke Ibu Kota, 48 Pemuda Kurang Mampu Langsung Kantongi Pekerjaan Usai Pelatihan Satpam

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Konflik Berakhir Damai, Nasib Mbah Sujimah dan Mbah Pandi Kini Menanti Putusan Hakim

Senin, 6 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:19 WIB

Politisi Gerindra Blora, Ika Dewi Susanti Pastikan Fakta dan Berikan Dukungan Penuh Bagi Keluarga

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:06 WIB

PKB Datangi Keluarga Korban, Ungkap Fakta di Balik Tragedi Blora

Berita Terbaru

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Widodo.

Info Publik

Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih

Senin, 6 Jul 2026 - 18:15 WIB