Edy Wuryanto Sebut Kondisi BPJS Kesehatan Saat Ini

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto.

BLORA, NARASIRAKYATNEWS.COM  – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengungkapkan kondisi BPJS Kesehatan saat ini sedang berada dalam posisi terburuk. Hal ini disebabkan oleh penurunan jumlah peserta aktif yang terus terjadi.

“Peserta yang aktif itu turun terus, dari semula di atas 40 persen menjadi 81, sekarang turun ke 78, dan saya prediksi akan terus turun,” ujar Edy Wuryanto kepada wartawan di Kantor DPC PDI Blora, Jumat (10/4/2026).

Menurut Edy, setidaknya ada tiga faktor utama yang menyebabkan penurunan kepesertaan JKN.

Pertama, polemik 11 juta data peserta yang dinonaktifkan. Data tersebut saat ini berada di tangan Kementerian Sosial dan PPS. Komisi IX akan mengundang Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Mendagri, BPS, dan BPJS Kesehatan untuk mencari kejelasan. Jika data masuk desil 1-5, peserta akan diambil alih, namun jika desil 6-10, maka akan dieksklusi.

Baca Juga :  Plt Berlarut di Blora Disorot, Fraksi PDIP Nilai Hambat Karier ASN dan Kinerja Birokrasi

Kedua, penurunan Transfer Ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat yang menyulitkan Pemerintah Daerah mempertahankan kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Hal ini berdampak pada layanan kesehatan rakyat miskin.

Ketiga, banyak peserta kelas menengah dari segmen PBPU Mandiri yang berhenti karena kondisi ekonomi yang sulit.

“Kepesertaan JKN kita sekarang anjlok. Kalau sudah di atas 30 persen, berarti ada 30 persen penduduk Indonesia yang tidak menjamin kesehatannya. Kalau orang miskin sakit, dia bisa jatuh miskin,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolres Blora Pastikan Kamtibmas Aman

Edy juga menyoroti kondisi keuangan BPJS yang tidak sehat. Laporan BPJS menunjukkan kemampuan bertahan hanya 1,5 hingga 6 bulan tanpa intervensi. Rasio klaim sudah menyentuh 411 persen dan aset bersih terus turun.

“Kami mendorong agar keuangan BPJS diperbaiki. Jika tidak, keberlanjutannya akan terancam,” imbuhnya.

Terkait pemutakhiran data desil, Edy menegaskan bahwa tanggung jawab ada pada Menteri Sosial. Mensos harus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Dinas Sosial untuk memastikan data desil 1-5 presisi, sehingga tidak ada orang miskin yang masuk ke desil 6 dan sebaliknya.

Komisi IX berencana menggelar rapat lanjutan minggu depan dengan melibatkan kementerian terkait untuk mencari solusi atas persoalan ini.

Berita Terkait

100 Pemuda Blora Dikirim ke Semarang, Gerindra Perkuat Barisan Kader Muda
Siswanto Apresiasi Progam Prioritas Prabowo – Gibran
Eva Monalisa : Politik Harus Berdampak, Salurkan Bantuan Pendidikan hingga Bedah Rumah di Dapil Jateng III
Eva Monalisa Soroti Gaji Guru di Bawah UMK, DPR RI Perjuangkan Kesetaraan Kesejahteraan Guru Swasta dan Negeri
Arief Rohman Resmi Pimpin PKB Blora, Gus Hakim : Target Tambah Kursi 
DPC Gerindra Blora, Fraksi dan PAC Salurkan Bantuan 33 Kambing dari DPD Jateng dan Anggota DPR RI
Musancab PDIP Blora Diikuti 1.200 Kader, Andita Tegaskan Regenerasi hingga Target Rebut Kursi Ketua DPRD
Konsolidasi PSI Blora Digeber, Targetkan Lima Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:18 WIB

100 Pemuda Blora Dikirim ke Semarang, Gerindra Perkuat Barisan Kader Muda

Senin, 22 Juni 2026 - 07:33 WIB

Siswanto Apresiasi Progam Prioritas Prabowo – Gibran

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:08 WIB

Eva Monalisa : Politik Harus Berdampak, Salurkan Bantuan Pendidikan hingga Bedah Rumah di Dapil Jateng III

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:42 WIB

Eva Monalisa Soroti Gaji Guru di Bawah UMK, DPR RI Perjuangkan Kesetaraan Kesejahteraan Guru Swasta dan Negeri

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:28 WIB

Arief Rohman Resmi Pimpin PKB Blora, Gus Hakim : Target Tambah Kursi 

Berita Terbaru

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Widodo.

Info Publik

Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih

Senin, 6 Jul 2026 - 18:15 WIB