Perbaikan Sekolah di Blora Terancam Terbengkalai

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu sekolah di Blora plafonnya ambrol.

Salah satu sekolah di Blora plafonnya ambrol.

BLORA, NARASIKYATNEWS.COM – Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Blora, Sandy Tresna Hadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan 150 sekolah untuk mendapatkan anggaran perbaikan.

Dari jumlah itu, sebanyak 83 sekolah telah diaprprov pada Agustus 2024, yang terdiri dari 69 SD, 13 SMP, dan 1 PAUD.

“Pada Agustus 2024 lalu sudah muncul sekolah yang di-approve atau diterima dan dipertimbangkan. Jadi dari 150 ada 83 sekolah yang diterima dan diusulkan,” katanya.

Namun, lanjut Sandy perubahan kebijakan di tingkat pusat membuat anggaran DAK ditarik dan pengelolaannya dialihkan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Baca Juga :  Pembangunan Embung Karangjati Menunggu Kepastian dari BBWS Pemali Juwana

Akibatnya, dana tersebut tidak masuk ke kas daerah dan hingga kini belum ada kejelasan terkait tindak lanjut pembangunan sekolah yang telah diusulkan.

“Tahun-tahun sebelumnya, pada Desember biasanya sudah ada kejelasan nama sekolah dan besaran anggaran. Namun karena ada perubahan ini, sekarang semuanya tak jelas. Proses usulan berhenti pada Agustus tahun lalu,” tambahnya.

Disampaikan Sandy, berdasarkan hasil survei pada 2024, masih terdapat 381 ruang kelas di ratusan sekolah yang mengalami kerusakan berat.

Selain itu, terdapat 48 ruang guru, 22 perpustakaan, 6 laboratorium, 42 toilet, dan 9 UKS yang juga dalam kondisi memprihatinkan.

Baca Juga :  Media Sosial Jadi Fokus Pembinaan Diknas Blora

“Dengan tidak adanya DAK, dampaknya sangat signifikan. DAK ini andalan kami untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah. Bertahun-tahun, dari DAK kami mendapatkan puluhan miliar rupiah,” ungkapnya.

Menurut Sandy, satu-satunya sumber pendanaan untuk perbaikan sekolah hanya mengandalkan Dana Alokasi Umum (DAU) dan bantuan dari provinsi (Banprov).

“Karena ini kebijakan pusat, kami hanya bisa menerima dan tidak bisa berbuat banyak. Dampaknya tentu sangat berpengaruh terhadap target perbaikan sekolah yang telah direncanakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Blora Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat
SMP Negeri 1 Blora Sabet 47 Medali di Popda
SDN Tempelan Blora Jadi Rujukan Studi Tiru Penerapan Sekolah Sisan Ngaji
Media Sosial Jadi Fokus Pembinaan Diknas Blora
SMP Negeri 1 Blora Dorong Kelas VII Jadi Penggalang Garuda melalui Pramuka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Maret 2025 - 19:31 WIB

Pemkab Blora Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:03 WIB

SMP Negeri 1 Blora Sabet 47 Medali di Popda

Minggu, 2 Maret 2025 - 04:18 WIB

SDN Tempelan Blora Jadi Rujukan Studi Tiru Penerapan Sekolah Sisan Ngaji

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:45 WIB

Media Sosial Jadi Fokus Pembinaan Diknas Blora

Jumat, 21 Februari 2025 - 05:25 WIB

Perbaikan Sekolah di Blora Terancam Terbengkalai

Berita Terbaru

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban Masjid Moetiah.

Info Publik

Masjid Moetiah Blora Bagikan 15 Ribu Kupon Daging

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:24 WIB