Aliansi Indonesia Blora Ingatkan Risiko Pengelolaan Migas, Dorong Keselamatan dan Optimalisasi Energi Nasional

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa.

Foto istimewa.

BLORA, NARASIRAKYATNEWS.COM – Tragedi kecelakaan pengelolaan minyak yang terjadi di Blora dan Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi peringatan serius bagi semua pihak.

Ketua Aliansi Indonesia DPC Blora, Ipnu menilai peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran penting agar pengelolaan minyak dan gas dilakukan sesuai aturan teknis dengan mengutamakan keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, ini harus menjadi refleksi bersama dalam pengelolaan sektor minyak dan gas bumi (migas), khususnya yang melibatkan sumur tua dan sumur rakyat.

“Musibah atau tragedi yang terjadi di Blora dan Banyuasin dan Sumatera Selatan cukup menjadi pembelajaran bagi kita semua agar paham risiko,” tegasnya ditulis Kamis, 16/3/2026.

Menurut Ipnu, sosialisasi mengenai standar keselamatan dan aturan teknis pengelolaan migas perlu terus diperkuat.

Edukasi yang intensif menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan kerja serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi pengelolaan minyak.

Baca Juga :  RSUD dr. R. Soetijono Blora Buka Poli Sore, Jawab Kebutuhan Warga untuk Berobat 

Pengelola potensi migas di Blora harus mematuhi ketentuan teknis yang berlaku serta mengedepankan aspek keselamatan kerja.

Hal tersebut penting mengingat aktivitas pengelolaan minyak memiliki risiko tinggi jika tidak dilakukan sesuai prosedur.

Ipnu juga menyinggung upaya pemerintah pusat yang terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi sumber daya alam yang tersedia.

Salah satu target nasional yang tengah didorong adalah peningkatan produksi minyak dan gas hingga mencapai 1 juta barel per hari.

“Sebagai gambaran, satu barel minyak setara dengan sekitar 159 liter,” sebutnya.

Dalam konteks daerah, ia tetap berharap pengelolaan potensi migas di Blora dapat berjalan aman sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Harapan kami para pengelola hasil produksi minyak dan gas bisa naik, masyarakat bekerja dengan aman dan nyaman, serta tidak ada lagi oknum yang menakut-nakuti,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggaran Sarpras Pendidikan Blora Tahun 2026 Masih Nihil, Dinas Andalkan APBN dan Banprov untuk Perbaikan Sekolah

Lebih jauh, ia juga mendorong agar pengelolaan sumber daya alam di Blora dilakukan secara kolaboratif.

Menurutnya, penguatan peran lembaga ekonomi daerah seperti BUMD, koperasi unit desa (KUD), badan usaha milik desa (BUMDes), hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, SKK Migas, Pertamina, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan sektor migas,” imbuhnya.

Mengakhiri keterangannya, sektor migas memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Blora, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

“Dampak ekonomi bagi masyarakat ini sangat positif dan nyata karena membuka lapangan pekerjaan serta memperbaiki perputaran ekonomi, khususnya di Kabupaten Blora,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Blora ke Ibu Kota, 48 Pemuda Kurang Mampu Langsung Kantongi Pekerjaan Usai Pelatihan Satpam
Konflik Berakhir Damai, Nasib Mbah Sujimah dan Mbah Pandi Kini Menanti Putusan Hakim
Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih
BPBD Blora Siagakan Armada Tangki Air Bersih
Politisi Gerindra Blora, Ika Dewi Susanti Pastikan Fakta dan Berikan Dukungan Penuh Bagi Keluarga
PKB Datangi Keluarga Korban, Ungkap Fakta di Balik Tragedi Blora
Tarif Parkir di Blora Kerap Disalahpahami, Ini Perbedaan Parkir Umum dan Parkir Khusus Menurut Perda
DPR RI, Eva Monalisa Survei Calon Penerima Program Bedah Rumah di Blora

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:06 WIB

Dari Blora ke Ibu Kota, 48 Pemuda Kurang Mampu Langsung Kantongi Pekerjaan Usai Pelatihan Satpam

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Konflik Berakhir Damai, Nasib Mbah Sujimah dan Mbah Pandi Kini Menanti Putusan Hakim

Senin, 6 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:19 WIB

Politisi Gerindra Blora, Ika Dewi Susanti Pastikan Fakta dan Berikan Dukungan Penuh Bagi Keluarga

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:06 WIB

PKB Datangi Keluarga Korban, Ungkap Fakta di Balik Tragedi Blora

Berita Terbaru

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Widodo.

Info Publik

Kenaikan Harga Pertadex Ancam Distribusi Air Bersih

Senin, 6 Jul 2026 - 18:15 WIB